2PM - HANDS UP LIVE
Annisa Febiana's Blog
Selasa, 12 Juli 2011
Senin, 23 Mei 2011
Ken Hirai - Pop Star
KEN HIRAI - POP STAR
LYRICS :
wanna be a pop star kimi wo motto muchuu ni sasete ageru kara ne
kirakira no pop star hane wo hiroge mahou wo kakete ageyou kimidake ni
kimi ni deaeta yorokobito, kimi ni aenai samishisa no
ryouhou wo te ni irete, koi wa hashiridasu
sora mo tobenai boku dakedo, kodoku wo utau yoru dakedo
sono hoho ni, hohoemi wo ataerareta nara
hajimete kimi wo dakishimeta shunkan ni
kamisama ga boku ni kudashita shimei wa kimi dake no Hero
i wanna be a pop star kimi wo motto muchuu ni sasete ageru kara ne
kirakira no pop star hane wo hiroge, mahou wo kakete ageyou
i wanna be a pop star kimi wo gyutto, dakishimete ageru kara oide
kirakira no pop star hane wo hiroge, mahou wo kakete ageyou, kimi dakeni
kakushite itai kurayami mo, kimi wa sotto hiroi agete
taisetsu na boku nanda to, dakishimete kureta
hikari eto tsuzuku, michi aruite yukou
kizu kabau, kono migite wa, kimi to te wo tsunagu tame ni
you're gonna be my pop star boku wo motto muchuu ni saseteyo hohoende
kirakira no pop star sono hitomi de, boku ni mahou wo kakete
you're my only pop star boku wo gyutto, dakishimetara mou hanasanai
kirakira no pop star sono hitomi de, boku ni mahou wo kakete ima sugu ni
koi ni ochitara daremo ga dareka no pop star
kamisama ga bokuni kudashita shimei wa kimi dake no Hero
i wanna be a pop star kimi wo motto muchuu ni sasete ageru kara ne
kirakira no pop star hane wo hiroge, mahou wo kakete ageyou
i wanna be a pop star kimi wo gyutto, dakishimete ageru kara oide
kirakira no pop star hane wo hiroge, mahou wo kakete ageyou, kimi dakeni
LYRICS :
wanna be a pop star kimi wo motto muchuu ni sasete ageru kara ne
kirakira no pop star hane wo hiroge mahou wo kakete ageyou kimidake ni
kimi ni deaeta yorokobito, kimi ni aenai samishisa no
ryouhou wo te ni irete, koi wa hashiridasu
sora mo tobenai boku dakedo, kodoku wo utau yoru dakedo
sono hoho ni, hohoemi wo ataerareta nara
hajimete kimi wo dakishimeta shunkan ni
kamisama ga boku ni kudashita shimei wa kimi dake no Hero
i wanna be a pop star kimi wo motto muchuu ni sasete ageru kara ne
kirakira no pop star hane wo hiroge, mahou wo kakete ageyou
i wanna be a pop star kimi wo gyutto, dakishimete ageru kara oide
kirakira no pop star hane wo hiroge, mahou wo kakete ageyou, kimi dakeni
kakushite itai kurayami mo, kimi wa sotto hiroi agete
taisetsu na boku nanda to, dakishimete kureta
hikari eto tsuzuku, michi aruite yukou
kizu kabau, kono migite wa, kimi to te wo tsunagu tame ni
you're gonna be my pop star boku wo motto muchuu ni saseteyo hohoende
kirakira no pop star sono hitomi de, boku ni mahou wo kakete
you're my only pop star boku wo gyutto, dakishimetara mou hanasanai
kirakira no pop star sono hitomi de, boku ni mahou wo kakete ima sugu ni
koi ni ochitara daremo ga dareka no pop star
kamisama ga bokuni kudashita shimei wa kimi dake no Hero
i wanna be a pop star kimi wo motto muchuu ni sasete ageru kara ne
kirakira no pop star hane wo hiroge, mahou wo kakete ageyou
i wanna be a pop star kimi wo gyutto, dakishimete ageru kara oide
kirakira no pop star hane wo hiroge, mahou wo kakete ageyou, kimi dakeni
Rabu, 11 Mei 2011
Pari Harimau Dinyatakan Spesies Baru
KOMPAS.com — Pari harimau, jenis ikan pari air tawar yang berasal dari Amazon, telah lama populer sebagai ikan hias di Asia. Setelah sekian lama para ilmuwan meneliti, akhirnya jenis pari tersebut dinyatakan sebagai spesies baru.
Berdasarkan pola warna hitam-oranye pada bagian ekornya, pari harimau ini dinamai Potamotrygon tigrina. Memiliki lebar sekitar 80 cm, jenis pari ini memiliki perbedaan dengan pari lainnya karena warnanya yang mencolok dan karakteristik tulang ekornya.
"Ini adalah salah satu spesies yang paling cantik," kata Marcello de Carvalho, ahli hewan dari University of Sao Paulo, yang memimpin studi tentang pari harimau ini. Hasil studi Carvalho dipublikasikan di Jurnal Zootaxa.
Sejauh ini, ilmuwan belum bisa memprediksi alasan mengapa pari harimau memiliki warna yang mencolok. Warna dan pola unik pari harimau bisa saja sebuah peringatan bagi hewan lain walaupun sebenarnya spesies ini memiliki sedikit saja predator di alam.
"Sepertinya sulit bagi spesies ini untuk pas masuk ke mulut ikan jenis lain," ungkap Carvalho.
Ia menambahkan, pengetahuan tentang ikan ini masih minim. Pedagang yang menjual dan membiakkan pari harimau diperkirakan jauh lebih mengetahui daripada ilmuwan.
"Mengklasifikasikan secara formal adalah langkah pertama untuk memahami bagaimana cara mengelola sumber daya ikan ini," kata Carvalho.
Fosil Kuda Caspian Tertua Ditemukan
KOMPAS.com - Jejak tulang-belulang kuda Caspian tertua ditemukan di Iran bagian utara. Demikian dilaporkan oleh Circle of Ancient Iranian Studies (CAIS). Kuda Caspian selama ini terkenal sebagai kuda para raja karena populer di kalangan kerajaan.
Kuda yang ditemukan di situs bernama Gohar Tappeh tersebut diperkirakan berumur lebih dari 3.000 tahun. "Sepertinya hidup di akhir Zaman Perunggu," kata arkeolog yang ikut menggali di Gohar Tappeh.
Tulang-belulangnya dikubur berdekatan dengan manusia, menunjukkan bahwa kuda ini sangat berharga. Pada masa purba, kerajaan memilih kuda Caspian untuk ditunggangi dalam pertempuran atau untuk menarik kereta tempur.
Kuda Caspian berukuran lebih kecil daripada kuda modern atau sekitar dua pertiganya, tetapi, seperti disebutkan oleh seorang peternak kuda ternama asal Amerika Serikat, Louise Firouz, kuda Caspian jinak, cerdas, dan penurut. CAIS mendeskripsikan kuda Caspian sebagai kuda yang ramping, bertulang kecil, pendek, kepalanya bagus dengan dahi yang tegas, mata besar, telinga pendek, serta moncong kecil.
"Mereka cepat dan kuat, bersemangat tapi tempramennya bagus," jelas CAIS.
Dalam sejarah modern, kuda Caspian merupakan kuda tertua yang masih ada. Pada 1972, Iran menghadiahkan kuda kepada Pangeran Philip yang kemudian mengembangbiakkan kuda tersebut.
Sementara itu, penelitian di Gohar Tappeh akan terus dilanjutkan. "Sampai kami menemukan 'tanah perawan' untuk mendapati manusia tertua yang hidup di situs ini," kata Ali Mahforuzi, direktur tim arkeologi di Gohar Tappeh. (National Geographic Indonesia/Alex Pangestu)
Besok, 4 Planet Bikin "Double Date"
KOMPAS.com — Dini hari nanti empat planet yang terdiri atas Merkurius, Venus, Mars, dan Jupiter akan menggelar "double date". Venus akan berkencan dengan Jupiter, sementara Merkurius dengan Mars. Kencan keempat planet itu paling bagus disaksikan sekitar pukul 04.00-05.00 pagi.
Venus dan Jupiter akan bersinar terang. Saking terangnya sehingga tampak seperti dua supernova. Dua planet itu hanya terpisah 0,5 derajat, satu jari cukup untuk menyembunyikan planet dari pandangan. Venus akan bersinar pada magnitudo -3,8 dan Jupiter -2,1.
Merkurius akan terpisah 2 derajat dari Venus. Sementara Mars akan ada sedikit di bawah Merkurius. Sayangnya, cahaya Merkurius dan Mars tak seterang Venus dan Jupiter sehingga lebih sulit mengamati dua planet tersebut.
Pastinya, "double date" keempat planet itu bisa diamati bila langit cerah. Menurut para astronom, kencan keempat planet akan berlangsung 5 jam 38 menit. Pengamatan di siang hari juga mungkin dilakukan, tapi perlu trik sehingga tak merusak mata.
Waktu yang paling baik untuk pengamatan sendiri adalah saat subuh. Pengamatan bisa dilakukan dengan mata telanjang dengan mengarahkan pandangan ke timur. Hingga beberapa saat setelah Matahari terbit, keempat planet diperkirakan masih bisa terlihat.
Pada bulan Mei ini, planet-planet di tata surya kita memang sedang senang berkencan. Tanggal 13 Mei nanti, Merkurius, Venus, dan Jupiter akan membentuk segitiga. Pada tanggal 20 Mei, segitiga baru bisa diamati, terdiri atas Mars, Venus, dan Merkurius.
Kencan antarplanet adalah fenomena konjungsi planet. Selama bulan Mei, Jupiter, Mars, Merkurius, Venus, Uranus, dan Neptunus berada nyaris segaris di sepanjang garis edar semu Matahari. Sebagai final, tanggal 30 Mei nanti, lima planet akan tampak sekaligus.
Ozon Kutub Utara Hampir Berlubang
KOMPAS.com — Ozon terus menipis, bahkan nyaris berlubang di Kutub Utara. Penurunan temperatur stratosfer yang jadi penyebab.
Penyebab terbentuknya lubang ozon ada tiga, menurut Profesor Ross Salawitch, ahli kimia dan biokimia dari University of Maryland, yang mempelajari kandungan zat kimia di atmosfer. Ketiganya adalah sinar matahari, halogen, dan temperatur rendah.
Saat temperatur turun melebihi ambang batas, awan terbentuk di stratosfer. Halogen, khususnya polutan, seperti klorin dan brom, berubah menjadi senyawa kimia yang bereaksi dengan cepat di ozon. "Semua berubah drastis," kata Salawitch.
Tahun ini sistem angin kutub yang dikenal dengan nama "pusaran kutub" sangat tenang dan stabil. Hal itu berperan dalam menurunkan temperatur di daerah Kutub Utara. Penurunan drastis ini, jika terjadi di Kutub Selatan, dipastikan bisa membentuk lubang ozon karena lapisan ozon di sana lebih tipis daripada di Kutub Utara.
Saat ini pusaran angin sudah menghilang dan udara dari luar Kutub Utara yang lebih hangat bisa masuk dan memperbaiki lapisan ozon.
Jika ozon berlubang, semakin banyak radiasi ultraviolet yang mencapai bumi yang bisa memicu penyakit kulit. Dengan lapisan ozon yang semakin tipis saja orang berkulit sensitif akan semakin mudah terbakar sinar matahari. (National Geographic Indonesia/Agung Dwi Cahyadi)
Langganan:
Komentar (Atom)


